Rabu, 09 Desember 2009

Pengambilan Keputusan Konsumen Dalam Membeli
Produk dan Merek dari Luar Negeri

Banyak konsumen di Indonesia lebih menyukai brand/merek tas dari luar negeri seperti Louise Vuitton, Valentino, Channel dll. Terutama orang-orang yang berpenghasilan lebih besar, mereka akan terus menggunakan brand/merek yang berasal dari luar negeri berapapun harganya pasti mereka akan membeli atau menggunakan tas yang berasal dari luar negeri dari pada merek local. 
Mereka yang berpenghasilan pas-pasan pun akan mengusahakan untuk membeli atau menggunakan brand/merek tas dari luar negeri, karena mereka merasa bangga apabila mereka bisa memakai brand/merek tas dari luar negeri. Hal tersebut juga di dukung oleh beberapa faktor misalnya faktor dari diri mereka sendiri atau dari lingkungan tempat tinggal mereka. Produk dan merek kerap berusaha agar ditempatkan sebagai symbol status seseorang sebagai produk yang digunakan oleh kelas menengah dan kelas atas. Mereka terlalu menganggap rendah hasil produksi tas dari dalam negeri sendiri, Padahal brand dari Indonesia kualitasnya lebih bagus dari pada merek luar negeri contohnya tas tajur, tas yang diproduksi di daerah Bogor. Mereka memproduksi tas yang kualitasnya sama dengan merek luar negeri dengan harga yang tidak terlalu mahal dibandingkan merek luar negeri. Padahal hasil produksi tas tajur yang di produksi di dalam negeri, hasil produksi tasnya banyak yang di import ke luar negeri, sayangnya tidak banyak orang yang mengetahuinya.
Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa kualitas barang yang di produksi di Indonesia sama dengan hasil produksi dari luar negeri. Walaupun brand/merek dalam negeri tidak terkenal dibandingkan merek dari luar negeri. Dengan demikian mereka harus lebih selektif lagi dalam membeli produk dan merek tertentu.
        

0 komentar:

Poskan Komentar